Respon Positif Rekrutmen PPPK, Ini Kata Welbertus

 Parlemen, Sintang

Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Welbertus

SINTANG, ZKR- Paska kebijakan penghapusan honorer oleh pemerintah pusat per 28 November 2023 mendatang. Pemerintah berencana melakukan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang memberikan kesempatan pada honorer untuk mendaftar.

Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru tahun ini yang memprioritaskan kategori pelamar I, II, dan III. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menerbitkan regulasi sebagai dasar pelaksanaannya melalui Peraturan Menteri PANRB No. 20/2022 tentang Pengadaan PPPK untuk Jabatan Fungsional Guru pada Instansi Daerah Tahun 2022.

Kebijakan tersebut disambung baik Anggota DPRD Sintang, Welbertus. Ia berharap para honorer di Kabupaten Sintang bisa memanfaatkan rekrutmen itu dan mendoakan mereka lulus menjadi P3K.

“Kebijakan ini kan muncul setelah pemerintah memutuskan menghapus total tenaga honorer termasuk juga di daerah. Mudah-mudahan rekrutmen ini bisa menampung rekan-rekan kita yang ada yang saat ini berstus kontrak daerah atau honorer,” harap Welbertus di DPRD Sintang, belum lama ini.

Apakah itu rekrutmen P3K atau penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Welbertus ingin kebijakan itu segara dibuka. “Semoga ada pembukaan lah untuk mengakomodir itu,” ujarnya.

Welbertus mengakui bahwa Kabupaten Sintang kekurangan banyak tenaga, baik itu di sektor kesehatan ataupun pendidikan. Untuk menyiasatinya, Pemda Sintang merekrut honorer.

“Ketika honorer dihapus nanti, tentu akan berdampak sekali. Kan tidak sedikit honorer yang bekerja di Puskesmas untuk memberikan pelayanan pada masyarakat. Tidak sedikit pula yang mengabdi menjadi guru honorer di pedalaman. Kalau semua dihapus, bagaimana nanti memenuhi kebutuhan itu? Semoga dengan adanya rekrutmen bisa menutupi kekurangan tenaga tersebut,” harapnya lagi.

Sekda Sintang, Yosepha Hasnah mengatakan bahwa terkait rekrutmen P3K untuk pendidikan dan kesehatan, dirinya sepandapat dan menginginkan agar yang diterima nanti adalah putra putri daerah dari Kabupaten Sintang.

“Kita tidak melihat isu agama, suku atau apapun. Saya sendiri kemarin menyuarakan bahwa kami ingin putra putri daerah Kabupaten Sintang,” ujarnya.

Untuk mengikuti rekrutmen P3K, kata Yosepha, pendaftar minimal sudah menjadi tenaga honorer minimal tiga tahun dan terdaftar. Kalau untuk guru harus terdaftar di Dapodik. Untuk tenaga kesehatan harus punya nomor register bahwa mereka sudah menjadi tenaga kontrak daerah.

“Mereka harus mengikuti seleksi nanti. Seperti apa seleksinya, nanti akan ditentukan kementerian masing-masing,” ujarnya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan