Dewan Sintang Soroti Penyesuain Harga Satuan

 Parlemen, Sintang

Mainar Puspa Sari

SINTANG, ZKR- Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang menyampaikan pandangan umum terhadap laporan realisasi semester pertama dan prognosis 6 bulan berikutnya APBD Kabupaten Sintang tahun anggaran 2022.

Padangan umum fraksi Demokrat disampaikan oleh Anggota DPRD Sintang Mainar Puspa Sari  dalam rapat paripurna belum lama ini.

Sama dengan pendapat fraksi-fraksi lainnya, Anggota DPRD Sintang fraksi Demokrat juga sepakat bahwa materi laporan realisasi semester pertama dan prognosis 6 bulan berikutnya APBD Kabupaten Sintang tahun anggaran 2022 dapat diterima dan dapat dibahas dalam rapat rapat selanjutnya.

Meski begitu disampaikan Mainar ada hal-hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah Kabupaten Sintang  diantaranya terkait harga satuan material yang ditetapkan pemerintah.

“Fraksi Demokrat mengingikan  penyesuaian harga satuan Kabupaten Sintang harus sampai ke tingkat desa. Sebab terjadi perbedaan harga yang tinggi antara tingkat kecamatan dan desa akibat buruknya infrastruktur di Kabupaten Sintang,” kata Mainar.

“Hal ini ditambah dengan  dipersulitnya mendapatkan BBM bersubsidi untuk transportasi dan pembangunan,” tambah Mainar.

Oleh karena itu, lanjut Mainar pemerintah perlu mengkaji kembali terkait penyesuaian harga satuan tersebut supaya tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari.

“Kami minta mengenai harga satuan itu diupdate tiap tahun dan dilakukan penyesuaian dengan tiap daerah,” pintanya.

Terpisah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang Senen Maryono meminta Pemerintah Kabupaten Sintang untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap bahan bangunan terutama harga semen yang makin melonjak, karena saat ini menembus Rp70 an ribu per sak.

Menurutnya dampak kenaikan ini bukan hanya memberatkan para kontraktor saja, kenaikan juga dialami pengusaha bahan bangunan atau toko material karena sulit menjual dengan harga tak terkendali.

“Kami minta pemerintah melakukan monitoring dan melakukan penyeuaian harga terhadap harga semen yang semakin naik. Hal ini tentu berdampak pada para kontraktor yang sedang mengerjakan proyek pemerintah,”kata Senen belum lama ini.

Dikatakan Politisi PAN ini apabila tidak dilakukan penyesuaian harga, Senen menilai para kontraktor yang sedang maupun yang akan mengerjakan proyek pemerintah dipastikan merugi. (Nko)

Related Posts

Tinggalkan Balasan