SINTANG ZKR. Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang, Selly Gathie, menekankan pentingnya sinergi antara Tim Gugus Tugas Kabupaten Sintang dan seluruh stakeholder untuk mengembangkan Kabupaten Sintang sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) yang lebih baik.
Menurut Selly, hasil evaluasi mandiri dan verifikasi dari Pemerintah Provinsi menunjukkan bahwa meskipun Sintang sudah mencapai kemajuan, masih ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi bersama. “Dari hasil evaluasi mandiri dan evaluasi dari pemerintah provinsi, kami menyadari bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang masih menghadapi beberapa tantangan yang harus kita perbaiki bersama. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus bersinergi dan berkolaborasi antar sektor demi mewujudkan Kabupaten Layak Anak,” ujarnya.
Selly menambahkan, beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam pengembangan KLA di Sintang antara lain adalah penguatan kelembagaan, peningkatan koordinasi antar sektor, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan anak. “Kami harus lebih sering mengampanyekan pentingnya perlindungan anak melalui berbagai program KLA. Selain itu, lebih banyak peraturan dan regulasi yang perlu dibentuk untuk mendukung layanan dan infrastruktur ramah anak,” tambahnya.
Selly juga menyoroti kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berhubungan dengan anak, seperti pelayanan kesehatan anak, pendidikan anak usia dini, serta penanganan kasus kekerasan dan pencegahan perkawinan anak. “Beberapa fasilitas umum sudah mulai menuju ramah anak, namun kita harus terus bekerja keras untuk meningkatkan kualitas pelayanan di berbagai sektor yang langsung berdampak pada anak-anak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Selly Gathie berharap evaluasi KLA ini dapat menjadi momentum bagi seluruh anggota Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak untuk lebih inovatif dalam merancang rencana aksi daerah yang bertujuan untuk mengintegrasikan hak anak ke dalam kebijakan, program, dan kegiatan di Kabupaten Sintang. “Kami berharap dengan adanya evaluasi ini, semua pihak yang terlibat dalam Tim Gugus Tugas KLA lebih kreatif dalam menyusun rencana aksi yang akan mendukung transformasi hak anak dalam kebijakan daerah,” ungkapnya.
Dia juga mengimbau agar seluruh pihak, mulai dari OPD, instansi terkait, lembaga, organisasi masyarakat, dunia usaha, hingga media massa, dapat bekerja sama untuk memastikan terpenuhinya hak anak di Kabupaten Sintang. “Kami memohon dukungan dan kerjasama dari semua pihak, termasuk media massa, untuk memastikan hak anak dapat dipenuhi dan menciptakan Sintang sebagai kabupaten yang ramah anak,” pungkas Selly Gathie.
Sumber: Rilis Kominfo Sintang