Dinas Kesehatan Sintang Gelar Acara Pelepasan PNS yang Memasuki Masa Pensiun

 Sintang

SINTANG ZKR. Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang memasuki usia pensiun sejak 1 November 2024. Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka, acara pelepasan dilakukan di halaman Puskesmas Sungai Durian pada Selasa, 12 November 2024.

Rosa Trifina, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi para PNS yang telah memasuki masa pensiun dan mendoakan mereka sukses di masa depan.

“Per 1 November 2024, ada 7 PNS di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang yang memasuki usia pensiun. Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan pengalaman yang telah mereka berikan selama ini. Saya juga mendoakan agar mereka sukses di masa depan,” ujar Rosa Trifina.

Rosa menambahkan bahwa sebagai seorang PNS, masa pengabdian akan berakhir dan digantikan dengan masa pensiun atau purnatugas. Ia menjelaskan, memasuki masa pensiun berarti harus keluar dari ritme rutin pekerjaan dan mengubah pola hidup yang telah dijalani selama bertahun-tahun.

“Masa pensiun adalah transisi besar dalam kehidupan seseorang. Seorang PNS harus siap mengubah pola hidup dan rutinitas yang sudah menjadi kebiasaan. Ini adalah tantangan baru yang harus disikapi dengan bijak,” terang Rosa Trifina.

Rosa juga memberikan beberapa pesan kepada PNS yang akan memasuki masa pensiun. Ia menyarankan agar mereka menikmati kehidupan dengan cara-cara positif, seperti berkebun, menjaga kesehatan melalui olahraga, membuat rutinitas baru, meningkatkan sosialisasi, memulai bisnis sendiri, menjadi sukarelawan, melanjutkan hobi yang tertunda, serta menjelajahi dunia melalui traveling.

“Masa pensiun bukanlah akhir, melainkan awal dari fase kehidupan baru yang penuh potensi. Ini adalah kesempatan untuk mengeksplorasi hal-hal yang selama ini terlewatkan,” pesan Rosa Trifina.

Lebih lanjut, Rosa menyampaikan bahwa masa pensiun adalah suatu fase yang pasti akan dialami setiap orang, tergantung pada pencapaian usia tertentu. Ia menambahkan, banyak orang yang memandang pensiun sebagai tanda semakin tua, fisik yang melemah, serta penurunan produktivitas. Bahkan, ada anggapan bahwa masa pensiun berarti seseorang tidak lagi dibutuhkan dan tidak berguna. Namun, Rosa menekankan pentingnya untuk mengubah pandangan tersebut.

“Masa pensiun tidak harus berarti menurunnya kualitas hidup. Pandangan negatif seperti itu justru dapat mempengaruhi persepsi seseorang dan menyebabkan masalah kesehatan. Saya berharap para pensiunan dapat melihat masa pensiun sebagai peluang untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan penuh dengan kegiatan yang menyenangkan,” terang Rosa Trifina.

Sumber : Rilis Kominfo sintang

Related Posts

Tinggalkan Balasan