SINTANG ZKR. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang menggelar doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Aula Serantung Waterpark pada Senin malam, 25 November 2024. Kegiatan ini diikuti oleh enam rohaniwan dari enam agama, yang masing-masing memimpin doa secara bergiliran. Para rohaniwan yang turut serta adalah Sidik Purnomo, S. Ag dari agama Islam, Pdt. Ildus M. Aras, S. Th dari agama Kristen, Pastor Patrisius Piki, Pr dari agama Katolik, Edy Hermanto dari agama Buddha, Rohadi dari agama Hindu, dan Willy dari agama Konghucu.
Doa bersama tersebut bertujuan untuk memohon agar pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sintang dapat berjalan lancar, aman, dan damai. Selain itu, para rohaniwan juga mendoakan seluruh jajaran KPU Kabupaten Sintang, petugas TPS, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sintang, pemilih, serta aparat TNI dan Polri agar selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas mereka.
Hadir pada acara tersebut Ketua KPU Kabupaten Sintang, Edy Susanto, beserta komisioner KPU Kabupaten lainnya, anggota Forkopimda, Herkolanus Roni selaku Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Sintang, serta tamu undangan lainnya.
Edy Susanto, Ketua KPU Kabupaten Sintang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebelum pelaksanaan pemilihan umum, termasuk menjelang Pilkada Kabupaten Sintang.
“Doa bersama ini tidak sekadar seremonial, tetapi kami berdoa dengan tulus agar seluruh tahapan Pilkada ini berjalan aman, damai, dan berintegritas. Kami telah melaksanakan tahapan-tahapan Pilkada sebaik-baiknya dan sedetail-detailnya, dengan melibatkan semua pihak yang berkepentingan,” ungkap Edy Susanto.
Edy juga memaparkan tahapan-tahapan yang telah dilakukan, mulai dari perencanaan program dan anggaran, pembentukan badan ad hoc, pemutakhiran data pemilih, pencalonan, kampanye, hingga memasuki masa tenang.
“Dua hari lagi, tepatnya pada tanggal 27 November 2024, pencoblosan akan dilaksanakan. Kami sudah melakukan bimbingan teknis (bimtek) kepada 1.218 TPS atau penyelenggara di tingkat desa dan kepada 7.266 KPPS. Kami juga sudah bertemu dengan seluruh camat, kapolsek, danramil, panwascam, serta PPK untuk memastikan kesepakatan dalam proses distribusi logistik dan kelancaran pelaksanaan Pilkada,” jelasnya.
Edy berharap, berdasarkan simulasi yang telah dilakukan, hasil Pilkada Kabupaten Sintang sudah dapat diketahui pada malam hari setelah pencoblosan. “Kami berharap tidak ada masalah di salah satu dari 1.038 TPS yang tersebar di 406 desa/kelurahan di Kabupaten Sintang. Kami juga berharap seluruh warga dapat menggunakan hak politiknya untuk memilih,” harapnya.
Ia juga menambahkan bahwa KPU selalu berkomunikasi dengan seluruh jajaran di berbagai tingkatan. “Jika ada potensi masalah, kami siap 24 jam untuk menyelesaikannya bersama semua pihak. Malam ini kami berkumpul untuk berdoa bersama, dan kami berharap doa ini akan memberikan keberkahan. Semoga kami semua sehat walafiat dan Pilkada Sintang dapat berjalan lancar dan damai. Kami mengucapkan terima kasih kepada rohaniwan dari enam agama yang telah mendoakan kelancaran Pilkada Sintang. Kita serahkan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sintang kepada Tuhan, semoga semuanya berjalan lancar. Mari kita sambut Pilkada Kabupaten Sintang dengan riang gembira,” tutup Edy Susanto.
Sumber : Rilis Kominfo sintang