SINTANG ZKR. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang mengadakan kegiatan Pendidikan Budaya Politik bagi pemilih pemula di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sintang pada Kamis, 14 November 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh pelajar dari lima sekolah menengah atas (SMA) di Sintang, yakni MAN 1 Sintang, SMAN 1 Sintang, SMAN 2 Sintang, SMAN 3 Sintang, dan SMAN 4 Sintang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran politik di kalangan pemilih pemula, serta mendorong partisipasi aktif mereka dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Sebagai narasumber, hadir sejumlah tokoh penting, di antaranya Kusnidar, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sintang, Endang Kusmiyati, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang, Aloysius Kusnadi, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sintang, dan Syukur Saleh, Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sintang.
Kusnidar dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian terakhir dari serangkaian pendidikan budaya politik yang telah dilaksanakan sebelumnya di berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Sintang. “Kami sudah keliling ke berbagai SMA dan SMK, dan kegiatan hari ini adalah yang terakhir dilakukan di tahun 2024 ini. Kami sengaja mengundang pelajar dari lima sekolah sekaligus agar mereka dapat memperoleh pemahaman yang sama mengenai politik dan pemilu,” jelas Kusnidar.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan partisipasi pemilih muda dalam Pilkada 2024, serta menanamkan dasar berpolitik yang berbudaya. Kusnidar menegaskan bahwa pemilih pemula perlu memiliki pemahaman yang baik tentang proses demokrasi agar mereka dapat membuat keputusan yang tepat saat memilih calon pemimpin daerah. “Harapan kami, para pemilih pemula ini dapat mengerti bagaimana politik yang baik itu berjalan. Pada 27 November 2024 nanti, kami ingin mereka datang dengan senang hati ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak,” imbuh Kusnidar.
Lebih lanjut, Kusnidar mengingatkan para peserta untuk tidak hanya sekedar memilih, tetapi juga memahami visi dan misi dari calon-calon pemimpin Kabupaten Sintang. “Pelajari visi dan misi calon pemimpin Kabupaten Sintang, kemudian pilihlah yang terbaik. Ini adalah hak Anda sebagai warga negara, dan dengan memilih, Anda turut menentukan arah pembangunan daerah kita ke depan,” pesannya.
Selain Kusnidar, narasumber lainnya turut memberikan materi yang tak kalah penting. Endang Kusmiyati dari KPU Sintang menjelaskan tentang tata cara pemilihan yang benar dan pentingnya menjaga suara agar tetap sah. “Pemilihan yang baik dimulai dengan pemilih yang cerdas dan memahami hak serta kewajiban mereka. Kami dari KPU berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik agar Pilkada 2024 dapat berjalan lancar dan transparan,” ujarnya.
Sementara itu, Aloysius Kusnadi dari Bawaslu Sintang mengingatkan para pelajar tentang pentingnya pengawasan terhadap proses pemilu. “Sebagai generasi muda yang akan menjadi pemilih, kalian juga memiliki peran dalam mengawasi proses pemilu. Jangan ragu untuk melaporkan jika ada kecurangan atau penyimpangan dalam pelaksanaan pilkada nanti,” kata Aloysius.
Syukur Saleh, Kabid Komunikasi Publik Dinas Kominfo Sintang, menambahkan pentingnya peran teknologi dan informasi dalam mendukung pemilu yang bersih dan jujur. “Dengan perkembangan teknologi yang pesat, informasi mengenai calon pemimpin sudah semakin mudah diakses. Pastikan kalian mendapatkan informasi yang akurat, jangan mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks,” himbaunya.
Melalui kegiatan ini, Kesbangpol berharap dapat mengedukasi para pelajar tentang nilai-nilai demokrasi dan berpolitik yang berbudaya, serta mendorong mereka untuk menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab. Dengan partisipasi aktif dari pemilih pemula, diharapkan Pilkada 2024 akan berlangsung dengan lebih baik, transparan, dan demokratis.
Sumber : Rilis Kominfo Sintang