
Foto :Florensius Ronny
SINTANG, ZKR – Delapan Desa di Kecamatan Tempunak Hulu, Kabupaten Sintang sudah dilakukan penyalaan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kalimantan Barat.
Delapan desa tersebut diantaranya, Desa Benua Kencana, Desa Riam Batu, Desa Kupan Jaya, Desa Gunung Mali, Desa Jaya Mentari, Desa Sungai Buluh, Desa Merti Jaya dan Desa Pekulai Bersatu.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengaku bersyukur karena delapan desa tersebut sudah dilakukan penyalaan.
“Kita bersyukur karena apa yang dicita citakan masyarakat ini telah terwujud, tadi juga saya melihat warga kita sangat antusias sekali,” ucapnya.
Menurut Ronny, penyalaan listrik ini adalah wujud pemerintah memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di Kecamatan Tempunak Hulu.
“Ini adalah perhatian lebih pemerintah, karena saat ini kebutuhan listrik sudah sangat dibutuhkan sekali dikalangan masyarakat,” jelasnya.
Oleh karenanya, Legislator Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini berharap dengan hadirnya listrik dapat meningkat perekonomian masyarakat.
“Semoga dengan adanya listrik ini dapat bermanfaat, memudahkan aktivitas dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” harap Florensius Ronny.
Pada kesempatan tersebut juga, Florensius Ronny meminta kepada PLN untuk menambah titik titik pemasangan di Bumi Senentang.
“Kepada PLN kita minta penambahan lah, karena di sintang ini masih banyak desa desa yang belum teraliri listrik, maka kedepannya kita minta penambahan agar semua warga merasakan perhatian pemerintah,” jelas Florensius Ronny.
General Manager PLN UID Kalbar, Mochamad Soffin Hadi mengatakan bahwa PLN mengucurkan dana investasi sebesar 19, 11 Milyar.
“Pekerjaan ini meliputi pembangunan dan perluasan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 33,70 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 35,40 kms, dan 11 unit gardu distribusi dengan total kapasitas sebesar 1.610 kVA,” tukas Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah termuda se Indonesia ini.