Kebiasaan Membaca Perlu Ditingkatkan

 Parlemen, Sintang

Anggota DPRD Sintang, Senen Maryono

SINTANG, ZKR- Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono mengatakan kebiasaan membaca perlu ditingkatkan terutama kepada para remaja indonesia.

Membaca adalah salah satu cara untuk mendapatkan informasi selain dengan mendengarkan dan melihat. Informasi yang di dapatkan adalah informasi tertulis. Membaca perlu ditekankan kepada setiap individu sejak dini, karena informasi yang paling mudah untuk kita peroleh adalah melalui bacaan, baik koran, majalah tabloid, buku-buku, dan lain lain.

“dengan membaca buku kita dapat mengetahui sesuatu yang menakjubkan tentang dunia luar. Membaca merupakan salah satu faktor untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Membaca juga dapat menjauhkan kita dari jurang kebodohan dan menjauhkan pula dari kemiskinan,”kata Senen di DPRD Rabu 29 Juni 2022.

Mantan birokrat dini mengatkan orang yang menerapkan budaya membaca dalam hidupnya akan di penuhi oleh informasi yang up-to-date dan ilmu pengetahuan. Minimnya budaya membaca di kalangan remaja indonesia perlu di perhatikan.

“Problema tersebut, tidak bisa kita anggap remeh, karena besarnya rasa cinta membaca sama dengan kemajuan. Artinya, suatu tingkatan minat baca seseorang menentukan tingkat kualitas serta wawasanya. Kebiasaan membaca perlu ditingkatkan terutama kepada para remaja indonesia,” tegasnya.

Ia mengatakan bahwa perpustakaan juga sangat menunjang sebagai tempat untuk mencari buku-buku. Manfaat perpustakaan sangat penting untuk mengasah kemampuan analisis dan pendalaman materi perkuliahan.

“Perpustakaan memiliki bahan pustaka yang beranekaragam jenisnya.Para mahasiswa dapat memanfaatkan perpustakaan untuk mencari referensi buku,” kata Senen

Memasuki era digital seperti sekarang, minat baca masyarakat perlahan-lahan seakan tergantikan oleh kecanggihan teknologi dengan berbagai macam fasilitas modern. Senen Maryono menyarankan agar perpustakaan memasifkan program perpustakaan keliling untuk menarik kembali minat baca masyarakat.

 “Saya berharap, pemerintah dapat turut memperhatikan kondisi perpustakaan yang ada saat ini. Tujuannya bersama-sama membangkitkan kembali gairah membaca masyarakat di tengah kemajuan teknologi yang ada,” tuturnya.

Di sisi lain, kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini, perpustakaan keliling juga tidak akan efektif tanpa adanya sosialisasi kepada masyarakat. Pemerintah ataupun pihak perpustakaan dapat memanfaatkan sarana media sosial (medsos) untuk mensosialisasikan. (nko)

Related Posts

Tinggalkan Balasan