Dewan Sintang Soroti Rendahnya PAD pada Semester Pertama

 Parlemen, Sintang

Mainar Puspa Sari

SINTANG, ZKR- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang Fraksi Partai Demokrat Mainar Puspa Sari menyayangkan rendahnya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada realisasi semester pertrama APBD Sintang tahun anggaran 2022.

Pendapatan asli daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp.94,81 milyar rupiah atau sebesar 49,34% dari target sebesar Rp.192,16 milyar rupiah, sedangkan prognosis enam bulan berikutnya sebesar Rp.97,34 milyar rupiah. Pajak daerah dianggarkan sebesar Rp.97,32 milyar rupiah terealisasi sebesar Rp.15,93 milyar rupiah atau sebesar 16,37%. Retribusi daerah ditargetkan sebesar Rp.6,10 milyar rupiah terealisasi sebesar Rp.1,72 milyar rupiah atau sebesar 28,31%.

“Kami melihat capaian PAD masih rendah apa yang menjadi kendala dan apa upaya untuk mencapai target PAD tersebut,” tanya mainar.

Kemudian tekait belanja daerah pada tahun anggaran 2022 dianggarkan sebesar Rp 1,79 trilyun. Sampai dengan semester pertama ini baru terserap  sebesar 30,67% atau sebesar Rp. 549,48 miliar. Belanja sektor lainnya masih dibawah 10 %.

“Mohon Penjelasan Bupati Sintang apa yang menjadi kendala dan bagaimana cara mengatasinya,”tanya Mainar.

Sementara pembiayaan dianggarkan sebesar Pp.12,56 miliar, terealisasi sebesar Rp.181,25 miliar atau 1.442,15%. Penerimaan pembiayaan dianggarkan sebesar Rp.22,06 milyar rupiah terealisasi sebesar SILPA tahun anggaran 2021 sebesar Rp.190,75 miliar. Sedangkan pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp.9,5 miliar terrealisasi sebesar Rp.9,5 milair  atau 100% atas penyertaan modal kepada Perumda Tirta Senentang dan penyertaan modal kepada PT.Bank Kalbar.

“Kami mengapresiasi peningkatan pembiayaan sebesar 1.442,15%.  tersebut. Semoga bisa kita gunakan untuk peningkatan infrastruktur di Kabupaten Sintang ini,” pungkasnya.

Sekrataris Daerah kabupaten Sintang Yosepha Hasnah mengatakan masih rendahnya realisasi belanja modal khususnya untuk jalan dan jaringan irigasi dapat disampaikan bahwa saat ini sedang dalam proses pelelangan dan penandatangan kontrak, sehingga belum proses pencairan belum dilakukan pada akhir semester pertama. (nko)

Related Posts

Tinggalkan Balasan